HomeBlogCross vs Isolated Margin
Panduan Lengkap 2026

Margin Silang vs. Margin Terisolasi

Yang Perlu Anda Ketahui

Apa itu Margin Trading?

Margin trading memungkinkan Anda meminjam dana dari bursa untuk trading dengan modal lebih besar dari yang Anda miliki. Dengan menyediakan jaminan (margin), Anda dapat membuka posisi lebih besar menggunakan leverage. Ini memperbesar potensi keuntungan dan kerugian.

Margin Anda

$1,000

x

Leverage

10x

=

Ukuran Posisi

$10,000

Cross Margin Dijelaskan

Mode Cross Margin

In cross margin mode, your entire tersedia akun balance is used as collateral for all open positions. This means all positions share the same margin pool, and profits from one position can help prevent liquidation of another.

Cara Kerjanya:

  • All tersedia balance acts as margin for all positions
  • Keuntungan belum direalisasi dapat mengimbangi kerugian belum direalisasi
  • Liquidation only occurs when akun margin ratio falls below maintenance level
  • One large losing position can liquidate your entire akun

Isolated Margin Dijelaskan

Mode Isolated Margin

Dalam mode isolated margin, Anda mengalokasikan jumlah margin tertentu ke setiap posisi. Setiap posisi memiliki margin khususnya sendiri, dan likuidasi satu posisi tidak memengaruhi posisi lain.

Cara Kerjanya:

  • Setiap posisi memiliki pool isolated margin sendiri
  • Kerugian maksimum terbatas pada margin yang dialokasikan
  • Anda dapat menambahkan atau menghapus margin dari posisi secara manual
  • Rest of your akun remains protected from liquidation

Perbandingan Interaktif

Perbedaan Utama

Feature
Cross Margin
Isolated Margin
Penggunaan Margin
Dibagikan di semua posisi
Didedikasikan untuk posisi tunggal
Risiko Likuidasi
Seluruh akun berisiko
Hanya margin posisi yang berisiko
Buffer Likuidasi
Lebih besar (saldo penuh)
Lebih kecil (hanya margin posisi)
Kerugian Maksimum
Saldo akun penuh
Hanya margin posisi
Manajemen Risiko
Lebih sulit dikelola per posisi
Kontrol per posisi lebih mudah
Best For
Hedging, trader berpengalaman
Pemula, perdagangan berisiko tinggi

Kapan Menggunakan Masing-masing

Gunakan Cross Margin Ketika

  • Posisi hedging (long dan short aset yang sama)
  • Experienced with manajemen risiko
  • Menjalankan beberapa posisi yang berkorelasi
  • Ingin menghindari likuidasi kecil yang sering

Gunakan Isolated Margin Ketika

  • You are a pemula to margin trading
  • Melakukan perdagangan berisiko tinggi atau spekulatif
  • Ingin membatasi kerugian maksimum per perdagangan
  • Testing new strategi trading

Kalkulator Harga Likuidasi

Lihat bagaimana jenis margin memengaruhi harga likuidasi Anda

2x10x100x
-50%$50,000 (+0.00%)+50%

Ukuran Posisi

$10,000

Harga Likuidasi

$45500.00

Jarak ke Likuidasi

9.0%

P&L Belum Direalisasi

+$0.00

Risk LevelHigh
SafeLikuidasi

Isolated Margin: Potensi kerugian maksimum hanya margin posisi Anda

Max Loss: $1,000

Contoh Harga Likuidasi

Margin Terisolasi - Long 10x

Margin

$1,000

Leverage

10x

Liq. Price

$45,500

Max Loss

$1,000

Dengan isolated margin $1.000 pada 10x, harga likuidasi Anda sekitar $45.500. Kerugian maksimum terbatas pada $1.000.

Margin Silang - Long 10x

Margin

$5,000

Leverage

10x

Liq. Price

$42,750

Max Loss

$5,000

With $5,000 akun balance in cross margin at 10x, liquidation price is lower at $42,750, but you risk losing your entire $5,000.

Margin Terisolasi - Long 25x

Margin

$1,000

Leverage

25x

Liq. Price

$48,200

Max Loss

$1,000

Leverage tinggi pada 25x membawa likuidasi jauh lebih dekat ke titik masuk. Bahkan pergerakan kecil bisa melikuidasi, tetapi kerugian tetap dibatasi $1.000.

Tips Manajemen Risiko

Panduan Risiko Penting

  • Selalu gunakan order stop-loss untuk membatasi potensi kerugian
  • Never risk more than 1-2% of your akun on a single trade
  • Mulai dengan isolated margin sampai Anda memahami mekanismenya
  • Gunakan leverage lebih rendah (5x-10x) sampai Anda mendapatkan pengalaman
  • Pantau posisi Anda secara teratur dan sesuaikan margin jika diperlukan

Kelebihan dan Kekurangan

Cross Margin

Pros

  • Risiko likuidasi lebih rendah karena pool margin lebih besar
  • Keuntungan dari satu posisi dapat mengimbangi kerugian dari posisi lain
  • Lebih efisien modal untuk strategi hedging
  • Tidak perlu menambahkan margin ke posisi secara manual

Cons

  • Entire akun balance is at risk
  • One bad trade can wipe out your akun
  • Lebih sulit mengelola risiko per posisi individual
  • Not direkomendasikan for pemulas

Isolated Margin

Pros

  • Kerugian maksimum terbatas pada margin posisi
  • Better manajemen risiko per trade
  • Protects rest of your akun from liquidation
  • Ideal untuk perdagangan berisiko tinggi atau spekulatif

Cons

  • Risiko likuidasi lebih tinggi per posisi
  • Perlu mengelola margin secara manual untuk setiap posisi
  • Can be liquidated even with funds tersedia
  • Kurang efisien modal untuk beberapa posisi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bursa Terbaik untuk Margin Trading

Bursa-bursa ini menawarkan cross dan isolated margin dengan biaya kompetitif.

Poin Penting

1

Cross margin uses your entire balance as collateral, offering more protection against liquidation but risking more capital.

2

Isolated margin limits your risk to the specific amount allocated to each position, ideal for beginners.

3

Choose cross margin for hedging strategies; choose isolated margin for high-risk trades.

4

Always use proper risk management regardless of margin type - set stop-losses and never risk more than you can afford to lose.

Siap Memulai Margin Trading?

Daftar with Binance and get 20% off all biaya trading secara permanen.

Mulai Trading dengan DISKON 20%

© 2026 CryptoExchange.Discount. All rights reserved.

Bagikan: