Open Source

Algoritma X Open Source 2026

Elon Musk membuka kode sumber algoritma "For You" X yang didukung Grok AI. Pembahasan teknis lengkap tentang bagaimana feed 600 juta pengguna dikurasi.

January 20, 2026
15 menit baca
600M+ Pengguna yang Terdampak

Apa yang Terjadi?

Pada 10 Januari 2026, Elon Musk mengumumkan bahwa X (sebelumnya Twitter) akan membuka kode sumber seluruh algoritma rekomendasinya. Seminggu kemudian, seluruh codebase dipublikasikan di GitHub di bawah lisensi Apache 2.0. Ini mencakup semua kode yang digunakan untuk menentukan postingan organik dan iklan apa yang muncul di feed "For You" Anda.

"Kami akan membuat algoritma X baru, termasuk semua kode yang digunakan untuk menentukan postingan organik dan iklan apa yang direkomendasikan kepada pengguna, menjadi open source dalam 7 hari. Ini akan diulang setiap 4 minggu, dengan catatan pengembang yang komprehensif."

— Elon Musk, January 10, 2026

Jadwal

January 10, 2026

Elon Musk announces algorithm will go open source in 7 days

January 17, 2026

Full algorithm code released on GitHub (xai-org/x-algorithm)

Every 4 Weeks

Promised updates with comprehensive developer notes

Stack Teknologi

Bahasa

Rust62.9%
Python37.1%

Detail

  • Lisensi Apache 2.0
  • Berbasis Arsitektur Grok-1 dari xAI
  • 20.000 GPU di Data Center Colossus
  • Update Bulanan Dijanjikan

Cara Kerja Algoritma

STAGE 1

Query Hydration

Fetches user engagement history and metadata to understand preferences

STAGE 2

Candidate Sourcing

Retrieves posts from Thunder (in-network) and Phoenix Retrieval (out-of-network)

STAGE 3

Candidate Enrichment

Adds core post data, author information, and media details

STAGE 4

Pre-Scoring Filtering

Removes duplicates, aged content, blocked authors, and muted keywords

STAGE 5

Scoring

Phoenix transformer predicts engagement probabilities with weighted scoring

STAGE 6

Selection

Sorts by score and selects top K candidates for your feed

STAGE 7

Post-Selection Validation

Final visibility checks and deduplication before display

Fitur Utama

Zero Hand-Engineered Features

The system relies entirely on Grok-based transformer to learn relevance from user engagement sequences

Candidate Isolation

During ranking, posts cannot attend to each other, ensuring consistent, cacheable scores

15+ Action Predictions

Predicts probabilities for likes, replies, reposts, clicks, blocks, mutes, reports, and more

Real-Time Processing

Thunder enables sub-millisecond in-network lookups via in-memory storage

Modular Architecture

Composable pipeline framework allowing easy addition of new components

20,000 GPUs

Powered by xAI's Colossus data center in Memphis for massive scale inference

Mengapa Ini Penting bagi Trader Kripto

Pengaruh Crypto Twitter

X (sebelumnya Twitter) adalah platform sosial utama untuk berita kripto, alpha, dan keterlibatan komunitas. Memahami cara kerja algoritma membantu Anda:

  • Mendapatkan berita dan alpha kripto lebih cepat di feed Anda
  • Memahami mengapa postingan tertentu menjadi viral
  • Mengoptimalkan konten kripto Anda sendiri untuk visibilitas
  • Memfilter noise dan fokus pada sinyal berkualitas

Transparansi Menang

Membuka kode sumber algoritma sejalan dengan nilai inti kripto: transparansi dan desentralisasi. Langkah ini menetapkan preseden untuk:

  • Algoritma media sosial yang dapat diaudit
  • Peningkatan yang didorong komunitas
  • Mengurangi kekhawatiran manipulasi
  • Kepercayaan melalui verifikasi

Mulai Trading Kripto Hari Ini

Ikuti berita kripto di X dan trading dengan rate terbaik menggunakan kode diskon eksklusif kami:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana saya bisa melihat kode sumber algoritma X?

Kode sumber lengkap tersedia di GitHub di github.com/xai-org/x-algorithm di bawah lisensi Apache 2.0.

Apa itu Phoenix dalam algoritma X?

Phoenix adalah model transformer berbasis Grok yang memprediksi probabilitas engagement untuk setiap postingan. Ini menggunakan model retrieval dua menara dengan embedding pengguna dan kandidat.

Apa itu Thunder dalam algoritma X?

Thunder adalah penyimpanan postingan in-memory yang memungkinkan pencarian sub-milidetik untuk konten dalam jaringan. Ini mengonsumsi event Kafka dan memelihara koleksi postingan per pengguna.

Seberapa sering X akan memperbarui kode open source?

Elon Musk berjanji update setiap 4 minggu dengan catatan pengembang komprehensif yang menjelaskan apa yang berubah.

Apakah algoritma menggunakan fitur yang dirancang manual?

Tidak. Sistem sepenuhnya mengandalkan transformer berbasis Grok untuk mempelajari relevansi dari urutan engagement pengguna tanpa fitur yang dirancang manual.

Sumber

Artikel Terkait